Salah satu cara yang ditempuh Rasulullah dalam berdakwah adalah mendakwahi suku-suku yang datang ke Madinah untuk mengunjungi Ka’bah dalam musim-musim haji.

Di suatu musim haji, datang sekelompok orang. Rasulullah mendakwahi mereka, dan Allah melapangkan hati mereka untuk menerima cahaya iman.  Kepada mereka, Rasulullah berkata, “Apakah kalian tidak berbai’at kepada Rasulullah?”. Mereka menjawab, “Dalam hal apa kami harus berbai’at kepadamu?”.

“Untuk beribadah hanya kepada Allah saja, dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun; mengerjakan shalat lima waktu; dan tidak meminta sesuatu pun kepada manusia” sabda Rasul.

Setelah itu mereka berbai’at kepada Rasulullah, dalam perkara-perkara yang telah beliau sebutkan tadi. Mereka penuhi bai’at tersebut, dan menepati janji-janji yang tersebut di dalamnya. Sampai-sampai, jika cambuk seseorang jatuh, ia tidak mau meminta tolong orang lain untuk mengambilnya. Itu dilakukan, sebagai penepatan atas janji mereka kepada Rasululullah, untuk tidak meminta sesuatu pun kepada manusia.